Kloter 15 Tiba 10 Jam Lebih Awal

Kompas.com - 25/11/2011, 07:18 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Rombongan kelompok terbang (Kloter) 15 debarkasi Sultan Hasanuddin Makassar yang mengangkut haji asal Provinsi Papua dan Kabupaten Tanatoraja, Sulawesi Selatan tiba lebih awal sekitar 10 jam dari jadwalnya.

"Untuk kloter 15 ini jadwal kedatangannya dipercepat 10 jam dari jadwal sebelumnya," ujar Wakil Kepala Seksi Informasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar Muhammad Tonang di Makassar, Jumat (25/11/2011).

Ia mengatakan, berdasarkan jadwal kedatangan haji di Bandara Lama Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, jemaah tiba pada Jumat (25/11/2011), sekitar pukul 14.00 WITA, tapi pesawat Garuda Indonesia Airlines (GIA) dengan nomor penerbangan 1407 yang mengangkut haji tiba sekitar pukul 04.20 WITA

Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi pemberangkatan haji dari terminal haji Bandara Internasional King Abdul Azis, Arab Saudi menuju Indonesia, salah satunya cepatnya proses administrasi di terminal haji.

"Banyak faktor yang mempengaruhi pesawat cepat diberangkatkan atau tertundanya, salah satu faktor kurang membludaknya proses pemulangan dan administrasi di terminal haji serta cepatnya proses bagasi dan cargo," katanya.

Selain itu, jumlah haji yang diberangkatkan dalam kloter 15 dinyatakan lengkap sebanyak 360 orang haji yang terdiri dari jamaah asal Provinsi Papua dan Kabupaten Tanatoraja, Sulawesi Selatan.

Rombongan haji asal Provinsi Papua sebanyak 353 orang terdiri dari 140 orang jemaah laki-laki dan 213 jemaah perempuan. Sedangkan jemaah asal Kabupaten Tanatoraja, Sulsel terdiri dari seorang laki-laki dan satu perempuan.

Lima jamaah lainnya berangkat sebagai Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Pendamping Haji Indonesia (TPHI) serta Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau